jump to navigation

Pendidikan dan Keinginan April 26, 2009

Posted by RuleZ in Blogging.
Tags: ,
trackback

kompetiblogbadge-neo

Entah apa yang mendasari gue untuk menulis artikel ini, yang jelas gue kaget dengan sistem pendidikan di negara Belanda itu. Sistem mereka sangat berbeda dengan sistem pendidikan di negara Asia maupun Amerika, bahkan sampai di negara Eropa lainnya. Apalagi dengan Indonesia…

Di Belanda sendiri, sistem pendidikannya yang berbeda adalah dimana adanya penjurusan yang dimulai sejak pendidikan di tingkat dasar dengan mempertimbangkan minat dan kemampuan akademis dari siswa yang bersangkutan. Kebayang kan? Kalo misalnya dari tingkat dasar Siswa sudah dijuruskan untuk memilih apa yang mereka inginkan (minat) dan tentunya dengan mempertimbangkan kemampuan akademis (nilai mata pelajaran prasyarat), kedepannya siswa akan enjoy, dan semangat untuk menjalani sekolahnya dengan tekun. Ya nggak ?

Ambil contoh di Indonesia saja, kapan sih kita dijuruskan ketika sekolah ? Rata-rata semua menjawab, ketika SMA. Itupun kita masih tidak seperti dijuruskan (hanya berdasarkan teman dan orang lain). Dan penjurusannyapun sangat terbatas, seperti IPA dan IPS. That’s it!

Sedangkan di Belanda penjurusannya ada empat yaitu science and technology (ilmu teknologi/fisika), science and health (ilmu kesehatan), economic and society (sosial ekonomi), culture and society (sosial dan budaya). Walaupun mereka baru akan dijuruskan ke bidang yang diminati  ketika berumur kurang lebih 15 tahun (SMA kelas 1), tetapi kita lihat dari penjurusannya, disana penjurusan lebih fokus akan tujuan ketika nanti lulus dari “SMA”. Bagi yang ingin menjadi Engineer kita tidak perlu lagi berkutat dengan Biologi, Ekonomi, Geografi. Bagi mereka ilmu tersebut sudah cukup ketika mereka lulus dari Pendidikan tingkat dasar dan lanjutan. Pada pendidikan tingkat menengah kejuruan mereka bisa lebih fokus akan tujuan mereka masing-masing, menjadi Insinyur, Arsitek, Dokter, Ekonomi Analis, Psikolog, Budayaman, Seniman. Tidak perlu repot lagi mempelajari mata pelajaran yang tidak mereka sukai. Karena dalam kejuruan ini mereka hanya disuguhkan pelajaran-pelajaran yang sesuai dengan fokus mereka saja. Mereka akan lebih senang dan tertarik dengan “Apa yang mereka ingin pelajari” daripada “Apa yang mereka harus pelajari”.

Setelah lulus dari tingkat dasarnya (7 sampai 8 tahun) pun  mereka sudah dijuruskan,  yaitu mau memilih pendidikan persiapan Universitas (6 tahun) untuk melanjutkan ke tingkat Sarjana Seni atau Science, Pendidikan menengah Umum (5 tahun) untuk melanjutkan ke tingkat Sarjana, Pendidikan Menengah kejuruan (4 tahun) melanjutkan ke D1 atau D3 dan langsung mengaplikasikannya di lapangan. Lalu, apa yang berbeda ?

Setelah dirunut lebih jauh, memang pada akhirnya jumlah tahun studi yang ditempuh sama seperti Indonesia, akan tetapi sistem pendidikannya sungguh jauh berbeda, di Indonesia sendiri pendidikan wajib belajarnya belum terfokuskan tujuan. Seakan-akan hal ini merupakan doktrinasi yang sebenarnya siswanya sendiri  tidak menginginkan hal itu dan pada akhirnya mereka bosan, malas-malasan untuk mengikuti pelajaran, dan pada akhirnya yang mereka inginkan adalah “Hari Libur”. Dan mereka pun tidak menyayangkan sekolahnya.

Lain halnya jika Indonesia mengadaptasi sistem pendidikan Belanda ini, Siswa menjadi lebih fokus akan apa yang dia inginkan, apa yang dia tuju, dan sesuai dengan minatnya. Mereka jadi lebih giat untuk ke sekolah, untuk menuntut ilmu yang memang mereka inginkan dari lubuk hati mereka. Jumlah siswa yang bolos pun bisa kita reduksi. Gue dengar berita dari sini,  bahwa 56 Siswa justru bolos ketika UN (Ujian Nasional) dihari pertama. Tragis bukan? Itu saja UN,bagaimana kalau hari sekolah biasa ?? Standarisasi kelulusan saja yang dipertinggi, sementara kualitas pengajaran dan sistem tidak diperbaharui. Hal ini bisa saja akan berdampak kedepannya lebih tragis lagi, jika tidak secepatnya memperbaharui sistem. SDM kita bisa habis bukannya bertambah! Jika siswa mempunyai “keinginan” yang kuat untuk sekolah, bukan hanya formalitas belaka, maka kejadian seprti ini bisa kita hindari. Apa yang mereka inginkan adalah apa yang mereka harapkan, sehingga sekolah bukanlah tempat untuk mencari nilai belaka, melainkan mencari ilmu yang mereka inginkan dan sangat bermanfaat bagi mereka🙂

Satu lagi kita belajar dari Belanda, Negara yang seharusnya bisa kita ambil sisi positifnya, karena dulu mereka sudah mengambil sisi positif bangsa kita. Adaptasikan seluruh sisi positif yang ada di negeri orang lain, tentunya yang cocok bagi bangsa kita. Sehingga bangsa kita pun bisa menjadi salah satu bangsa maju dengan SDM-nya yang berkualitas serta SDA-nya yang berlimpah.

Amin🙂

Comments»

1. easy - April 26, 2009

indonesia perlu belajar banyak tuh untuk mengubah sistem pendidikan. wajar aja banyak anak negeri masih bingung dimana bakatnya walo udah lulus S1

2. RuleZ - April 26, 2009

@easy : betul mbak, akar masalahnya memang kita tidak dari awal memfokuskan minat kita. Jadinya ketika di Universitas, ada yang merasa kurang nyaman atau ternyata tidak cocok, tapi dicocok-cocokin… Alhasil pembelajaran mereka kurang maksimal…
Mereduksi siswa yang “ogah-ogahan” dan “pembolos” dengan mereka melakukan pembelajaran yang mereka ingin pelajari…
Insya Allah bisa membuat SDM yang potensial..
amin

3. mpok angga - April 27, 2009

wah, bagus tuh sistem pendidikannya. tapi pasti ada juga dong di sana siswa2nya yang males. mungkin bukan bosen sekolah, tapi bosen ama pelajarannya…. itu ituuuu aja dari dulu…… iya gak sih??!!

rul, ada resensi buku baru di blog mpok…

4. RuleZ - April 27, 2009

bisa jadi…tapi jumlah siswa malesnya gak sebanyak di Indonesia kayaknya…

emang sih pelajarannya itu yang bikin bosen, makanya kalo siswa udah seneng sama pelajarannya dan dia fokus, insya Allah, gak akan pernah bolos🙂

5. ridu - April 27, 2009

wah begitu ya sistem pendidikan di sana, kalo di Indonesia ada SMK, namun banyak yang menganggap SMK sebagai suatu hal yang inferior, padahal di Belanda aja udah diterapin dari pendidikan dasar yaa..

nice-nice

6. sarahtidaksendiri - April 27, 2009

jangankan di belanda, di negeri sendiri pun, aQ blm sanggup keluar kota karena berbagai hal …hehehe

7. senny - April 27, 2009

sistem pendidikan indonesia emang ngga jelas

8. Wong Jalur - April 28, 2009

Mungkin aja mereka menerapkan model pendidikan Multiple Intelligence.

9. RuleZ - April 28, 2009

@ridu : iya nih, padahal Indonesia kalo nerapin itu SDM nya pasti lebih bagus dari sekarang

@sarahtidaksendiri : kalo pulang kampung kan berarti udah pergi dari tempat sendiri :p

@senny : makanya lulusannya jadi makin ga jelas ya? hehe

@Wong Jalur : bisa jadi mas, nah kalo di Indo sendiri apa yah namanya??🙂

10. ceznez - April 29, 2009

klo kek di luar2 gitu.. sekolahnya dah di arahin ke bagian lebih teknis yg support ama kerjaan kelak ya?🙂

11. RuleZ - April 29, 2009

@ceznez : bukan lebih teknis sih, tapi lebih fokus arahannya… jadi siswa lebih fokus dengan apa yang ingin dipelajari dan yang harus dipelajarinya🙂

12. Blogger Senayan - April 29, 2009

thanks kunjunganya mas
tuker link yuuu

13. adeesign - April 29, 2009

Wah hebat yach ngaturnya udah mulai dari dasar gitu…
kita Bangsa Indonesia harusnya meniru yang seperti itu…

14. RuleZ - April 29, 2009

@Blogger Senayan : hayuuuk :p

@adeesign : siph, semangat kayak gitu yang dibutuhkan Indonesia🙂

15. madi - April 30, 2009

jadi mau kuliah di belanda..

16. RuleZ - April 30, 2009

@madi : yuk kalo mau :p

17. antown - May 4, 2009

yoi, semoga sukses ya dengan kontesnya. kalau menang kan lumayan bisa belajar banyak di belanda. sukses!!

18. benazio - May 12, 2009

waaahh ikutan juga yaa .. pengen tapi kurang bakat nulis ginian yang agak serius ahoho

19. eki - May 12, 2009

sistem pendidikan kita emang rada aneh . heehee

20. RuleZ - May 20, 2009

@antown : makasih mas atas dukungannya🙂

@benazio : wakakaka… secara lo lebih gila dari gue😀

@eki : betul, makanya orang2nya juga ikutan aneh😀

21. chielicious - May 23, 2009

Klo menurut gue gak cuma sistem pendidikan aja yg di benerin..tapi gimana caranya biar masy indo punya kemauan buat ingin tahu, mencari tahu, punya kemauan buat sekolah..membudayakan membaca..itu dulu kali ya.. sistem pendidikan di indo emang masi gak jelas sieh..apalagi di bandingin ama Eropa..ama US aja beda banget ^^;

Gw juga pengen sekola ke yurop Rull..tapi pengennya ke Finland ..Norway ato Sweden gitu..abis gretongan sieh ha3 cuma ya biaya hidup nya yg gila2an..niatnya sie mo nabung dulu buat living cost 6 bulan disana.. ajegile mahalnyaaa~

22. RuleZ - May 31, 2009

@chie : hahaha…iya nih, tapi gue keknya mau jajal di Japun aja nih :p

23. chielicious - June 5, 2009

Japun ya rul..gw juga kpengen sieh tapi sekolah bahasa aja kali ye hueheuheueh .. eh lu ada ym gak sieh? add dunk..chie_potter ye ye ye..saya tunggu ..

24. ir - November 22, 2009

kunjungi blog kami dong di
http://sariwangi.wordpress.com/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Sekai

    Action Adventure Blogging College Comedy Crime Documentary Drama Entertainment Family Fantasy History Horror Indonesia Islam IT Japan Journey Kitchen of Design Law Movie Review Music Mystery Ore no Sekai Politic Prolab Romance Sci-fi Sport Thriller
  • RSS IT News

  • RSS Indonesia Now

  • RSS Kurs

  • Feedjit

  • RSS Bisnis

  • Pages

  • Meta

  • %d bloggers like this: